Uas Manajemen Sumber Daya Insani

Nama: Dara Safitri
Nim: 3719217
Kelas: MBS-4F
Makul: MSDI

Soal
1. Jekaskan Faktor-faktor yang Menghambat Penilaian Kinerja ?
2. Jelaskan Landasan syariah penialaian kinerja ?
3. Jelaskan landasan syariah pelatihan dan pengembangan karyawan ?
4. Jelaskan Instrumen pengukuran pengembangan karir ?
5. Jelaskan Tantangan-tantangan dalam kompensasi dalam Islam? 
6. Bagaimana Kendala dalam pemberhentian ?

Jawaban dari soal UAS MSDI
1. Menurut T.Hani Handoko, mengatatakan bahwa ada 5 (lima) kendala dalam melakukan penilaian kinerja, yaitu:
a. Halo Effect
Kendala ini muncul ketika orang yang menilai memiliki hubungan dengan karyawan yang dinilai, menurut Handoko faktor tersebut akan mempengaruhi objektifitas atau berpotensi menimbulkan bias.
b. Kesalahan Kecenderungan Terpusat
Penilai terkadang tidak merasa nyaman memberikan penilaian yang terlalu baik atau terlalu buruk sehingga hanya memberikan penilian rata-rata.
c. Bias Terlalu Lunak dan Terlalu Keras.

Bila standar penilaian prestasi tidak jelas maka akan muncul kecenderungan penilai memberikan penilaian yang terlalu lunak maupun penilaian yang terlalu ketat.
d. Prasangka Pribadi.
Faktor-faktor yang membentuk prasangka pribadi terhadap seorang atau kelompok bisa mengubah penilaian. Sebab-sebab prasangka pribadi lain yang mempengaruhi penilaian mencakup faktor senioritas, kesukuan, agama, kesamaan kelompok dan status sosial.
e. Pengaruh Kesan Terakhir.
Kesan terakhir terkadang memberikan pengaruh yang domonan dalam proses penilaian. Bila suatu pekerjaan atau tugas berakhir maka penilaian akan baik pula namun jika berakhir buruk maka keseluruhan penilain akan menjadi buruk.

2. Landasan syariah penilaian kinerja.
    Terdapat dalam surat An-nisa` ayat 58 yang artinya :
    “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat.”
    Pada ayat ini dijelaskan bahwasanya untuk menetapkan “Hukum” dengan adil, kata hukum disini            dapat diartikan sebgai peraturan. Untuk itu setiap keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin        terhadap karyawan harus didasarkan pada aturan yang ada dan ditetapkan secara adil. Adapun aturan     yang  dimaksud disini berupa kriteria-kriteria dalam penilaian kerja, hingga dapat diputuskan                kelayakan kerja dari karyawan tersebut.

3. Landasan syariah tentang pelatihan dan pengembangan karyawan
Dari sekian banyak aspek pengembangan sumber daya manusia dan melihat perkembangannya, pelatihan merupakan suatu aspek yang menempati posisi yang penting. Tulisan ini akan menitikberatkan pembahasan pada aspek pelatihan. Sebagai suatu upaya islamisasi pengetahuan dan memperkenalkan perspektif Islam dalam hal pelatihan sumber daya manusia berkualitas sebagaimana surat az-zumar: 17-18
“Dan orang-orang yang menjauhi tagut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, yang mendengarkan perkataan, lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.”

4. Penting untuk Departemen SDM 
a) Instrumen ini akan lebih bermanfaat bila dalam tabulasinya hanya pada karyawan yang levelnya (jabatan, pangkat, fungsi atau tugas) yang sama
b) Instrumen ini sebaiknya Anda berikan kepada semua karyawan, atau kalau karyawan pada perusahaan Anda di atas 100 sebaiknya dilakukan dengan simple random sampling
c) Ciptakan suasana tenang, bersahabat dan jauhkan responden dari tekanan attaupun ancaman ketika mereka menjawab instrumen penelitian ini
d) Masing-masing butir jawaban diberi bobot nilai : (a) = 5; (b) = 4; (c) = 3; (d) = 2 dan (e) = 1.
e) Setelah Instrumen pengukuran ini dijawab oleh responden, lalu ditabulasi dan bila hasil tabulasi menunjukkan rata-rata skor di atas 4, artinya pengembangan karier telah dilaksanakan dengan baik, meskipu masih perlu ada perbaikan.
f) Namun bila rata-rata skor cenderung berada dibawah 3, perlu ditelitilebih lanjut penyebabnya.
g) Kaji secara mendalam dengan melibatkan semua pihak yang terkaitdengan pengembangan karier karyawan
h) Sebaiknya setiap periode (setahun) instrumen ini diperbaharui sesuaidengan perkembangan, dengan mengacu dan merujuk pada teoru-teori baru, sehingga terhindar dari kepentingan pribadi.

5. Tantangan-tantangan dalam kompensasi dalam Islam
Sebagian besar metode-metode untuk menetukan pembayaran harus bisa menetukan keputusan yang tepat ketika tantangan timbul. Implikasi ini lah yang menjadi alasan analisis membuat penyesuaiyan lebih lanjut untuk menentukan kompensasi..
a. Tujuan starategis 
b. Tingkat upah berlaku 
c. Kekuatan serikat pekerja 
d. Pemerataan pembeyaran
e. Penyesuayan dan strtegi kompensasi
f. Kendala pemerintah 
g. Tantangan kompensasi 
h. Produktivitas dan biaya

6. Kendala dalam pemberhentian
A. Karena alasan kesulitan-kesulitan yang dihadapi perusahaan yaitu pemberhentian oleh pihak perusahaan dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan oleh kondisi perusahaan yang kurang menguntungkan atau menurunnya aktivita susaha.
B. Karena pelanggaran, penyelewengan, dan tindak pidana, yaitu pemberhentian sementara oleh pihak perusahaan terhadap pegawai yang melanggar disiplin, melakukan penyelewengan atau tindak pidana lainnya yang masih dalam batas wajar dan masih dapat diterima oleh perusahaan serta bukan merupakan tindak pidan aberat dan dll.

Komentar